Leroy Sane Belakangan Tengah Dikritik Usai Performa Buruknya

Leroy Sane Belakangan Tengah Dikritik Usai Performa Buruknya – Perform tidak baik Leroy Sane membuatnya dikritik habis di Manchester City serta Tim nasional Jerman. Namun, Sane gak perduli serta konsentrasi memperbaikinya.

Selesai tidak berhasil turut ke Piala Dunia 2018 bersama-sama Tim nasional Jerman, Sane tidak diduga saja ” menghilang ” di muka musim ini. Performnya turun naik hingga dia baru main sepanjang 30 menit di tiga pertandingan awal Premier League.

Sane selanjutnya mendapatkan masukan dari banyak pihak termasuk juga Pep Guardiola serta Joachim Loew sebagai pelatih di level club dan tim nasional. Gak sekedar itu, Sane juga terserang oleh kompatriotnya, Toni Kroos, yang gak sukai dengan sikap Sane selesai tak dibawa ke Rusia musim panas saat kemarin.

Dengan umur yang baru 22 tahun, masukan begini jelas dapat mengganggu perubahan karir Sane waktu yang akan datang. Ditambah lagi selama musim kemarin, Sane dipercaya Guardiola dengan catatan 49 tampilan serta 14 gol. Sesaat musim ini, Sane baru membuat satu gol dari sembilan pertandingan.

Berkaitan masukan yang ada, Sane gak pengin mengambil pusing serta menentukan konsentrasi untuk melakukan perbaikan penampilannya sekarang. Masukan yang ada dimaksud Sane menjadi rintangan yang wajib dihadapinya.

” Saya puas dengan rintangan, utamanya dengan Pep Guardiola, ” papar Sane.

” Pelatih Jerman Jogi Low serta Pep Guardiola, kedua-duanya tahu bagaimana caranya mengatasi saya. Saya puas dikritik pelatih top seperti mereka, ” sambungnya.

” Masukan itu lumrah dalam sepakbola. Saya cuma konsentrasi pada diri pribadi. Saya ingin menaikkan diri pribadi. Maksud saya selanjutnya ialah bersama-sama timans serta unjuk kecakapan disana, ” tutup Sane.